higgledy-piggledy

scratches to sketch

I have died everyday waiting for you. Darlin’ don’t be afraid I have loved you for a thousand years. I’ll love you for a thousand more.

A Thousand Years by Christina Perri

Can’t Take My Eyes Off You

I try to capture your beauty in words, to tell you illusions I’ve secretly created, to tell you feelings I wish I never felt and to show you that I never regret this. 

I don’t exactly remember when did I figure this out: behind your lenses, those eyes reflect tranquility everytime you are still and gazing far and as you turn your head to me, they radiate warmth. I stunned and I can’t deny the fact that you started to fill my days since then.

I can still picture glimpses of moments with you. It’s been a habit of you teasing me of my sloppiness and silliness. Every time you twist me with your words til I finally speechless, you smile, along with your warm, smiling-eyes. That moment, we stared at each other in silence. I turned my head down, trying to look beseem but then I know I’ve failed, I blushed

It’s been some time and now you’re busier than ever. Distance rises. We can no longer be like the way we used to be. It would be too selfish for me to expect changes. Instead, I can only be the one who supports you silently, slipping some trivial attentions which I know you’ll never realize and secretly wishing the best for you and your career. I have to admit that those moments were beautiful, well, at least for me. Thank you, you.

I miss how I used to be so nervous when our eyes met. Those smiling-eyes, the warmth that lied within; how I wish it wasn’t my illusion.

Being Fat Benefits

Cepat gemuk atau susah gemuk, kecenderungan upper body/lower body yang lebih besar dibanding bagian lain adalah bawaan genetik. Yang beruntung adalah, yang gemuk/kurus merata, mudah gemuk/kurus, doyan makan pula. :p Well, its God’s gift anyway. :p

Gue termasuk tipe yang cepat gemuk dan tipe pear, lower body lebih besar. Jujur aja, sampai sekarang gue masih belum puas dengan bentuklower body gue, belum ideal. Masih pengen nurunin beberapa kilo lagi tapi karena eating habit gue udah mulai losemaka tidak menunjukan perkembangan berarti. Sekarang gue sedang bersusah payah kembali lagi ke jalan yang benar. Doakan ya. :’D

Pernah merasakan kehilangan beberapa kilo lemak yang sudah setia bertahun-tahun hinggap di badan, gue mau sharing sedikit beberapa benefit yang sekarang gue rasakan. 

Lifestyle

Perubahan besar setelah sukses menurunkan berat badan adalah lifestyle. Kalo teringat lagi capeknya latihan di gym dan susahnya nahan godaan makanan, gue ga mau balik lagi kayak dulu. It’s a long process and require strong commitment. Jadi setiap kali gue makan ngawur, gue akan bayar itu dengan latihan. Bukan ga mungkin gue akan menularkan gaya hidup yang lebih baik ini ke keluarga gue sekarang dan nanti. :)

Knowlegde

Latar pendidikan gue bukan nutrisi tapi karena gue pernah diet, gue tau (kurang lebih) apa aja yang boleh sering-dimakan, sekali-sekali-dimakan, dan kalau-bisa-jangan-dimakan. Gue juga jadi tau nutrisi beberapa makanan dan cara mengolah makanan supaya lebih sehat tapi tetap enak and how to eat smart. Gue juga jadi tau fakta dibalik mitos-mitos diet yang dulu pernah beredar, cara-cara latihan yang benar dan masih banyak lagi. Malah jadi pengen belajar nutrisi sekarang. Hihihihi. X)

Power

Bukan wonder woman. Yes, gue emang sering latihan beban, cukup sering lari dan ikut kelas-kelas cardio lainnya. Gue merasakan efek yang ga pernah gue rasain sebelumnya,more powerful.Powerful disini bukan berarti gue lebih kuat angkat beban, itu sih pasti. Yang gue rasakan sekarang gue jadi lebih jarang sakit, lebih percaya diri, dan lebih berenergi menjalankan aktivitas sehari-hari. In long term, kita jadi lebih awet muda. What more can you expect?

Lepas dari pernah diet atau tidak, semua kembali lagi ke opini masing-masing. Personally, gue bangga dan ga menyesal pernah obesitas. Kalo ga pernah, gue ga akan olah raga dan ga akan kontrol makan. Dan yang pasti, gue ga akan pernah merasakan benefit yang udah gue sebutkan tadi. Olah raga dan jaga makan emang capek dan terkesan kurang menikmati hidup tapi perlu diingat lagi, mereka adalah priceless investment. Siapa bilang dalam 24/7 harus selalu jaga makan? Cheating dayitu sebuah kewajiban lho! :p

Bagi yang dianugerahi gen cepat-gemuk, jangan dilihat sebagai sebuah bencana. Gue sendiri sering mengeluh tapi gue coba lihat positifnya, gue jadidipaksa sehat dengan rutin olah raga agar berat badan tidak melambung terlalu tinggi. Asik? Atau malah nyebelin? Kembali lagi ke persepsi dan goals setiap individu.

Are you fat? Be grateful and start investing! :D

Design is all about problem solving.

Self-Motivated Diet: Powerful

Gue pernah obesitas. Gue hobi banget makan. Well, siapa sih yang ga suka?

Semakin usia (dan berat badan) bertambah, ortu semakin gencar menyuruh gue diet, diet dan diet. Bukan cuma ortu, bahkan saat itu mantan pacar pun juga menyarankan untuk diet. Gue masih males karena masih belum termotivasi. Untuk apa sih diet? Yang pasti untuk kesehatan karena keluarga ada keturunan darah tinggi dan supaya penampilan jadi lebih menarik. So what? Be yourself. Kan masih muda, hidup cuma sekali. Ngapain menyiksa diri?Pasti kalimat ini hadir di pikiran banyak orang obesitas yang disuruh diet, termasuk gue sendiri tentunya. :)

Gue inget dulu pas opname di rumah sakit karena DBD, suster yang mau infus sampe salah suntik 2x karena nadinya ga keliatan. Tekanan darah gue juga sempat 140/100. Susah cari baju, gampang capek, dan masih banyak lagi. Sampai satu setengah tahun yang lalu, wisuda s1 menjadi sebuah motivasi kuat untuk mulai mengurangi berat badan karena pada hari H bakal pada pake kebaya, dan gue gak mau jadi buntelan brokat. Gue juga pingin terlihat bagus di foto tentunya. Semua ini kemudian menjadi gebrakan di kepala gue. Gue harus kurus!

Dengan tinggi 160 cm dan berat awal 82 kg, gue mulai masuk gym dan jaga makan alias diet. Berusaha bangun pagi, mengikuti beberapa kelas cardio, latihan beban dan mengatur makan (apa yang boleh dan ga boleh dimakan) ternyata ga gampang dan melelahkan. Gue? Asik-asik aja tuh menjalankan itu semua. :)

Karena tekad yang kuat, gue berhasil melewati godaan makanan favorit; gorengan, makanan bersantan, karbohidrat (mie, roti putih, nasi putih), dan cakes. Gue mengkonsumsi makanan yang gue kurang suka; buah, sayur dan daging (direbus, rendah garam). Gue juga berhenti mengkonsumsi minuman botol/kaleng, cuma air mineral saja. Sampai gue wisuda (terhitung 4 bulan) gue berhasil nurunin 12 kg. Dalam waktu kurang dari satu tahun gue berhasil memangkas total 20 kg dan stabil sampai sekarang. Mungkin jumlah ini sedikit dibandingkan dengan orang lain yang bisa atau udah turun lebih banyak lagi.

Penurunan berat badan yang cukup signifikan ini tidak membuat gue kembali mengkonsumsi makanan seperti dulu. Sekarang gue lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Gue juga masih rutin latihan di gym. Rasanya ga enak kalo ga ‘bergerak’. I’m not a diet expert, jadi gue masih mencari tau bagaimana diet yang baik dan ideal dan www.duniafitnes.com pun menjadi referensi wawasan gue.

Sebuah perubahan lifestyle yang lebih baik kan? Hidup emang cuma sekali, penampilan menarik dan hidup lebih sehat menambah value hidup yang cuma sekali. When you look good, you feel good. Kenapa gue menyebut self-motivation padahal bisa saja seseorang berdiet karena termotivasi oleh orang lain? Mau seheboh dan sehebat apapun lo termotivasi atau dimotivasi oleh orang lain, kalau tidak didasari keinginan dari diri sendiri yang kuat, it’s not gonna work.

Gue cukup banyak menerima pujian dan seneng banget jadi best member di gym karena berhasil menurunkan berat badan. Itu adalah sebuah prestasi bagi gue. Jadi, apakah menurunkan berat badan itu sulit dan menyiksa? Well, it depends. :)